Sabtu, 10 September 2011

ketika waktu berdentang


Sekian tahun lalu ada yang berjuang demi men'hidup'kanmu...
Ada yang berbisik dalam doa untuk yang memperjuangkanmu.
Untukmu juga.
Hingga tangismu pecah entah karena penyesalan dalam ketidak tahuan mu yang dipaksa keluar dari celah sempit sebentuk rahim atau karena merasakan bunda yang meneteskan peluh.
Tak ada yang peduli...
Semua tersenyum mendengar tangismu.
Kau kini menjadi sebentuk mahluk bernama.
Berisi doktrin doktrin entah darimana. Yang terkadang kau pun lelah untuk menelusuri akarnya. Hingga kau pilih untuk terus menghisap buihnya entah jernih atau tidak.
Kini tangismu tak lagi sekuat dlu memecah ketakutan.
Berbisik, pelan, bertanya
adakah kau menjadi warna?
Seperti tinta yang tak sadar akan warnanya.
Seperti air yang tak cermat akan wujudnya.
Seperti butiran prisma tetes tetes air sisa yang pasrah termandikan sinar surnya.
Membiaskan warnanya pada langit yang masih berdebu kabut.
Hingga nanti air, warna, surya... Tak lagi peduli sekeras apa mereka bermetamorfosa.
Karena mereka tak akan pernah sehebat drimu.
Lukisan terindah dari yang Maha indah
mahluk terkuat titisan yang Maha kuat
energy terbaik yang membaikkan dari yang Maha baik.
Tidakkah kau sadar itu?
Dalam genap usiamu.

Selamat ulang tahun sept,11 2011

2 comments:

prof sigit mengatakan...

i love u so mucccccccccccccchhhhhhhhhhhhhhh

Itan'S Blog mengatakan...

hahahhaha makasi bg :D

Posting Komentar