ingatkah ketika jemarimu yang lentik menuliskan bait cinta
sementara bibir merah mu merekah-bergumam-sambil terkadang berdecak mengirimkan jalinan kata-menggodaku
adakah kau lupa. Mengatasnamakan cinta.
Memberi label atas perilakumu.
Atas kenarsisanmu yang terkadang memuntahkan kesombongan.
Adakah cinta yang menumpukku dengan lembaran tak bermakna.
Dengan anyaman huruf yang kau berikan sebagai persembahan.
Bumi berbisik...
Matahari mengerjap...
Dan angin membius mesra...
Dan cinta tak perlu aksara...
Jumat, 09 September 2011
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

0 comments:
Poskan Komentar